Minggu, 10 April 2022

“HAKIKAT, TUJUAN DAN FUNGSI PEMBELAJARAN IPA SD 1”

“HAKIKAT, TUJUAN DAN FUNGSI PEMBELAJARAN IPA SD 1”


A.      Pengertian IPA

IPA merupakan singkatan dari “Ilmu Pengetahuan Alam” yang merupakan terjemahan dari Bahasa Inggris “Natural Science”. Natural berarti alamiah atau berhubungan dengan alam. Science berarti ilmu pengetahuan. Jadi menurut asal katanya, IPA berarti ilmu tentang alam atau ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa di alam (Srini M. Iskandar, 1996: 2).

IPA adalah pengetahuan yang rasional dan obyektif tentang alam semesta dengan segala isinya (Hendro Darmodjo, 1992: 3). Menurut Nash 1963 (dalam Hendro Darmodjo, 1992: 3) IPA adalah cara atau metode untuk mengamati alam yang sifatnya analisis, lengkap, cermat serta menghubungkan antara fenomena alam yang satu dengan fenomena alam yang lainnya. Sedangkan menurut Powler (dalam Winaputra, 1992:122) IPA merupakan ilmu yang berhubungan dengan gejala-gejala alam dan kebendaan yang sistematis yang tersusun secara teratur dan berlaku umum berupa kumpulan hasil observasi dan eksperimen.

IPA sering disebut juga dengan sains. Sains merupakan terjemahan dari kata science yang berarti masalah kealaman (nature). Sains adalah pengetahuan yang mempelajari tentang gejala-gejala alam (Usman Samatowa, 2010:19). Sains merupakan cara penyelidikan untuk mendapatkan data dan informasi tentang alam semesta menggunakan metode pengamatan dan hipotesis yang telah teruji (Uus Toharrudin, Sri Hendrawati 2011:27).

Berdasarkan pengertian-pengertian IPA yang telah diuraikan dari beberapa para ahli, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya IPA terdiri atas 3 unsur utama. Ketiga unsur tersebut yaitu produk, proses ilmiah, dan pemupukan sikap. IPA bukan hanya pengetahuan tentang alam yang disajikan dalam bentuk fakta, konsep, prinsip atau hukum (IPA sebagai produk), tetapi sekaligus cara atau metode untuk mengetahui dan memahami gejala-gejala alam (IPA sebagai proses ilmiah) serta upaya pemupukan sikap kritis dan sikap ilmiah (IPA sebagai sikap).

 

B.       Hakikat Pembelajaran IPA SD

Pembelajaran merupakan suatu proses penyampaian pengetahuan yang dilaksanakan dengan menuangkan pengetahuan kepada siswa (Oemar Hamalik, 2008:25). Bila pembelajaran dipandang sebagai suatu proses, maka pembelajaran merupakan rangkaian upaya atau kegiatan guru dalam rangka membuat siswa belajar.

Proses tersebut dimulai dari merencanakan program pengajaran tahunan, semester dan penyusunan persiapan mengajar (lesson plan) berikut persiapan perangkat kelengkapannya antara lain berupa alat peraga dan alat-alat evaluasinya (Hisyam Zaini, 2004:4)

Berdasar beberapa pendapat diatas maka disimpulkan pembelajaran adalah suatu proses dan rangkaian upaya atau kegiatan guru dalam rangka membuat siswa belajar, pembelajaran juga merupakan persiapan di masa depan dan sekolah mempersiapkan mereka untuk hidup dalam masyarakat yang akan datang. Ilmu Pengetahuan Alam merupakan mata pelajaran di SD yang dimaksudkan agar siswa mempunyai pengetahuan, gagasan dan konsep yang terorganisasi tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah antara lain penyelidikan, penyusunan dan penyajian gagasan-gagasan.

IPA adalah pengetahuan khusus yaitu dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori dan demikian seterusnya, saling kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain (Abdullah, 1998:18). IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan sistematis dan IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep atau prinsip-prinsip saja, tetapi juga merupakan suatu proses penemuan (Sri Sulistyorini, 2007:39).

Menurut Iskandar, IPA adalah ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam (Iskandar, 2001:2). IPA merupakan mata pelajaran di SD yang dumaksudkan agar siswa mempunyai pengetahuan, gagasan dan konsep yang terorganisasi tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah antara lain penyelidikan, penyusunan dan penyajian gagasan-gagasan. Pada prinsipnya, mempelajari IPA sebagai cara mencari tahu dan cara mengerjakan atau melakukan dan membantu siswa untuk memahami alam sekitar secara lebih mendalam (Depdiknas dalam Suyitno, 2002:7)

Dari beberapa pendapat diatas maka dapat disimpulkan pembelajaran IPA adalah ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori agar siswa mempunyai pengetahuan, gagasan dan konsep yang terorganisasi tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah antara lain penyelidikan, penyusunan dan penyajian gagasan-gagasan.

C.      Tujuan Pembelajaran IPA SD

Bertujuan agar siswa:

1)        Mengembangkan rasa ingin tahu dan suatu sikap positif terhadap sains, teknologi dan masyarakat (Sri Sulistiyorini, 2007:40).

2)        Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan (Sri Sulistiyorini, 2007:40).

3)        Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep sains yang akan bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari (Sri Sulistiyorini, 2007:40).

4)        Mengembangkan kesadaran tentang peran dan pentingnya sains dalam kehidupan sehari-hari (Sri Sulistiyorini, 2007:40).

5)        Mengalihkan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman ke bidang pengajaran lain (Sri Sulistiyorini, 2007:40).

6)        Ikut serta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan alam. Menghargai berbagai macam bentuk ciptaan Tuhan di alam semesta ini untuk dipelajari (Sri Sulistiyorini, 2007:40).

7)        Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs (Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), BSNP (2011:13)).   

D.      Fungsi Pembelajaran SD 1

Fungsi Mata Pelajaran IPA dalam Depdiknas (2004) adalah:

1.         Menanamkan keyakinan terhadap Tuhan yang Maha Esa.

2.         Mengembangkan keterampilan, sikap, dan nilai ilmiah.

3.         Mempersiapkan siswa menjadi warganegara yang melek IPA dan teknologi.

4.         Menguasai konsep IPA untuk bekal hidup di masyarakat dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

E.       Ruang Lingkup

Ruang Lingkup bahan  kajian IPA untuk SD meliputi aspek-aspek berikut.

1.         Makhluk hidup dan proses kehidupan, yaitu manusia, hewan, tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan, serta kesehatan.

2.         Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya meliputi: cair, padat dan gas.

3.         Energi dan perubahannya meliputi: gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana.

4.         Bumi dan alam semesta meliputi: tanah, bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainnya.

(Depdiknas Ditjen Manajemen Dikdasmen Ditjen Pembinaan TK dan SD, 2007: 14). 

F.       Cara Tepat Mengajarkan IPA Pada Anak SD

1.         Metode

a)      Eksperimen (Contohnya Percobaan menanam pohon kecil di kelas 4 SD).

b)      Observasi (Contohnya mengenal planet dan benda ruang angkasa dimuseum planetarium pada kelas 5 SD).

c)      Diskusi (Contohnya mendiskusikan bagian- bagian bunga seperti benangsari,putik, mahkota dll).

d)     Konstektual (Contohnya Mengaplikasikan suatu objek secara kongkrit).

e)      Ceramah (contoh guru menjelaskan tentang materi baru yang akan diajarkan).

f)       Karya Wisata (Contoh mengadakan kunjungan ke tempat wisata yang berkaitan dengan materi yang sedang diajarkan seperti PPIPTEK, TMII, PLANETARIUM, dll).

g)      Tanya Jawab (Contoh Guru mengadakan tanya jawab kepada murid tentang materi yang sedang diajar).

2.        Strategi

a)      PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inofatif Kreatif Efektif Menyenangkan)

b)      Discovery (contoh siswa aktif mencari sendiri tentang materi, guru hanya sebagai fasilitator serta membimbing dalam proses belajar mengajar) 


Daftar Rujukan :

https://arinil.wordpress.com/2011/01/30/tujuan-dan-ruang-lingkup-mata-pelajaran-ilmu-pengetahuan-alam-sdmi/

https://www.slideshare.net/mobile/MHivzilGoro/cara-tepat-mengajarkan-ipa-pada-anak-sd

http://www.langkahpembelajaran.com/2015/03/pengertian-fungsi-dan-tujuan.html?m=1

http://genakson.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-fungsi-tujuan-pelajaran-ipa.html

http://lestarysnote.blogspot.co.id/2016/03/hakikat-dan-tujuan-pembelajaran-ipa.html

http://pendidikanipasd.blogspot.co.id/2014/07/pengertian-pembelajaran-ipa-sekolah.html

http://www.kata-bijak.web.id/2015/03/pengertian-dan-ruang-lingkup-pendidikan.html

https://ipasdkelas4.wordpress.com/2013/12/10/latar-belakang-pengajaran-ipa-di-sd/

1 komentar:

"KONSEP TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME, HUMANISME, BEHAVIORISME"

 " KONSEP  TEORI BELAJAR  KONSTRUKTIVISME,  HUMANISME,  BEHAVIORISME" A.     KONSEP DAN TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME Menurut pand...